MODEL SCOUT.com
lambat tertinggal, malas tertindas, berhenti mati !!!
Selasa, 02 Juni 2009
Sabtu, 25 April 2009
profile

model scout adalah suatu kegiatan yang ada di MA. Model Zainul Hasan genggong yang didirikan pada oleh angkatan kedua bertepatan pada tahun 2004 yang dinobatkan oleh SMA 1 ZAHA dengan pembina yang pertama yaitu ka' asyik suprato yang mana beliau sekarang menjabat sebagai seorang pelatih kwarcab
pramuka MA. Model lambat laun semakin maju bagaikan pohon yang semakin besar. beberapa kegiatan telah dilaksanakan baik Baksos, perkemahan, serta praktek yang langsung terjun kelapangan.
kesakaan telah mewarnai kepramukaan di MA. Model yang diantaranya saka Bhayangkara, saka Bakti husada, dan saka Wira kartika.Apel Tahunan Gontor Puteri I
agenda pramuka


Kwartir Nasional Gelar Munas VIII 2008
musyawarah_nasional_1.jpgPramukaonline.com
Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka menggelar Musyarawarah Nasional (Munas) yang tahun ini merupakan kali kedelapan dalam sejarah perjalanan Gerakan Pramuka. Inilah forum tertinggi yang digelar setiap lima tahun sekali di tubuh Gerakan Pramuka tingkat nasional, sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) Gerakan Pramuka. Munas VIII 2008, berlangsung sejak 15 Desember dan akan berakhir pada 18 Desember mendatang ini diselenggarakan di gedung Pandan Sari, di kawasan Taman Rekreasi Wiladatika Cibubur, Jakarta.
Kegiatan yang mengusung tema Revitalisasi Gerakan Pramuka Mewujudkan Kaum Muda Mandiri dan Cinta Tanah Air ini dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus Kwarnas dan utusan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka seluruh Indonesia. Dimana masing-masing utusan daerah terdiri dari 8 orang yang merupakan unsur Pimpinan Kwarda Gerakan Pramuka.
Dalam sambutannya ketika membuka Munas secara resmi pada Senin (15/12) lalu, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Prof DR Dr H Azrul Azwar, MPH, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada tokoh-tokoh Gerakan pramuka yang selama hidupnya banyak berperan dalam pembinaan dan perkembangan Gerakan Pramuka. Penghargaan tersebut ditandai dengan menganugerahkan Lencana Tunas Kencana kepada empat orang tokoh yang berjasa.
Tiga diantaranya empat orang tokoh tersebut telah meninggal dunia yakni; H Soedirman yang pernah menjabat Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka masa bakti 1973-1978. Tokoh berikutnya adalah H. Koesno Utomo yang pernah menjabat sebagai Ketua Kwarnas Harian/Sekretaris Jenderal Kwarnas Gerakan Pramuka masa bakti 1973-1978, dan Ki SS Broto Kusumo, Pelatih Pembina Pramuka. Sementara penerima Lencana Tunas Kencana yang hingga kini masih hidup adalah Nyi Hj Moedjono Probopranowo, Andalan Nasional masa bakti 1998-2003
Penghargaan serupa Lencana Tunas Kencana yang merupakan Tanda Penghargaan tertinggi Gerakan Pramuka juga pernah diberikan kepada tokoh-tokoh Gerakan Pramuka, diantaranya kepada Bapak Pramuka Indonesia, Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Presiden RI Pertama, Soekarno dan Presiden Soeharto.
Sebelumnya, Ketua Kwarnas, saat memimpin Rapat Paripurna Andalan Nasional Gerakan Pramuka, Sabtu (13/12) kemarin menegaskan agenda Munas kali ini, selain menyampaikan pertanggungjawaban Pengurus Kwarnas Masa Bakti 2003-2008, yang tidak kalah pentingnya adalah menyusun dan menetapkan Rencana Strategik Gerakan Pramuka tahun 2009-2014 serta menyusun dan menetapkan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka. “Dan hal yang dinantikan dalam Munas Gerakan Pramuka adalah memilih Ketua Kwarnas masa bakti 2008-2013. Selain itu juga memilih dan menetapkan tempat kegiatan nasional, seperti Jambore Nasional Gerakan Pramuka, Raimuna Nasional dan Perkemahan Wirakarya Tingkat Nasional,” tambahnya.
Tidak hanya itu, Munas VIII tahun 2008 ini juga akan membahas tentang aturan sebagai payung hukum kemunculan Satuan Karya (Saka) terbaru di tubuh Gerakan Pramuka yakni Saka Wira Kartika. Saka bagi Penegak dan Pandega dibawah binaan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat. [po] [Sumber foto: Jurnal Munas]
Jumat, 24 April 2009
Langganan:
Postingan (Atom)